Showing posts with label parenting. Show all posts
Showing posts with label parenting. Show all posts

Thursday, August 30, 2018

Mom, Sudah Extra Telitikah Anda Saat Memilih Pakaian Bayi?




   
Memilih pakaian untuk baby memang harus ekstra teliti. Mengingat bagian kulit lapisan epidermisnya (bagian kulit terluar) 20-30 persen lebih tipis dibandingkan orang dewasa. Apalagi baby yang berbakat atopi/alergi, jika salah memilih bahan atau model pakaian bisa menjadi masalah nantinya. Karena Kulit merupakan  organ tubuh paling luar yang salah satu fungsi utamanya ialah sebagai pelindung dan menjadi bagian dari sistem pertahanan tubuh. Lalu apa yang harus diperhatikan saat memilih pakaian baby?


1.   Perhatikan bahan pakaian
Diantara beragam jenis bahan pakaian memang bahan katun dikenal lembut, nyaman, mampu menyerap keringat dengan baik sekaligus takkan menimbulkan iritasi.  Sedangkan bahan lain seperti linen, nilon, jeans apalagi parasut tidak menyerap keringat dengan baik sehingga tentunya tidak nyaman.
      Untuk cuaca dingin, mengingat pertahanan di permukaan kulitnya belum sempurna. Sebenarnya bahan pakaian wol, baik terutama bila digunakan saat cuaca dingin. Tetapi hati-hati, karena serat bulu-bulu wol ini bisa dapat menyebabkan reaksi alergi khususnya pada bayi yang berbakat atopi.

2.   Model Pakaian
Hindari gesekan dengan memilih pakaian dari bahan yang lembut dan tidak terlalu sempit. Karena gesekan dapat menyebabkan kerusakan kulit.
Untuk model, pilihlah sederhana, praktis dan mudah dikenakan baik bagi bayi, juga untuk si ibu. Perhatikan pilihan jenis pengait baju. Ada banyak pilihan pengait baju, dari kancing, velcro, ristleting, dan sebagainya. Sebaiknya pilih pakaian bayi dengan pengait kancing jepret, tali ikat atau risleting. Karena penggunaan kancing kait, dikhawatirkan dapat tanpa sengaja lepas dan tertelan. Sementara velcro kadang merepotkan karena mudah terbuka.
Karena bayi akan lebih sering dalam posisi terlentang, hindari pengait yang terletak di bagian punggung yang hanya akan mengganggunya

3.   Pemilihan Warna
Pada umumnya warna pakaian bayi sedikit variasinya. Jika pun memilih warna yang terang, hati-hati dengan proses pewarnaan yang kurang tepat. Karena zat pewarna dikhawatirkan bisa saja luntur tanpa disadari ketika bayi berkeringat kemudian diserap melalui kulit.



Tips Memilih Baju Bayi yang Tepat

  • Kenakan baju-baju yang simple, tidak banyak hiasan, modelnya sederhana dan mudah dikenakan.
  • Karena kita tinggal di negara tropis dengan kelembapan yang cukup tinggi, pastikan memilih bahan yang menyerap keringat
  • Sesuaikan pakaian dengan kondisi lingkungan, artinya kenakan pakaian hangat saat cuaca dingin dan sebaliknya baju yang tipis pada cuaca panas.
  • Beli dalam jumlah cukup, jangan berlebihan karena badan bayi masih bertumbuh,
  • Jangan lupa untuk mencuci baju baru sebelum pertama kali dipakai.



Hai Bumil, Ayo Intip 5 Makanan Terbaik untuk Hamil Trimester Pertama






Umumnya di usia kehamilan pada trimester pertama, begitu mendebarkan. Selain harus memperhatikan aktivitas gerak ibu, juga disarankan untuk memperhatikan asupan makanan untuk tumbuh kembang janin.

Wah makanan sehat seperti apa ya, yang baik untuk ibu hamil. Karena tidak semua makanan bisa dikonsumsi oleh ibu yang masih hamil muda loh.

Tiga Makanan yang Dianjurkan untuk Ibu Hamil Trimester Pertama :

1.      Buah
Buah segar adalah makanan yang baik untuk ibu hamil di trimester pertama. Kandungan nutrisi sangat baik untuk meningkatkan stamina tubuh ibu dan pertumbuhan janin. Buah yang baik untuk dikonsumsi adalah pisang, jeruk dan apel.

2.      Sayuran
Sayuran sangat dianjurkan untuk ibu hamil dan harus dikonsumsi setiap harinya. Bayam, Brokoli, Asaparagus memiliki kandungan yang bermanfaat untuk perkembangan janin. Zat besi pada bayam memberikan tubuh ibu dorongan untuk memproduksi lebih banyak darah sehingga volume darah yang mengalir ke rahim dapat ditingkatkan .

3.      Kacang-kacangan dan sereal
Untuk ibu hamil yang suka sekali dengan kudapan, ada baiknya beralih ke kacang-kacangan dan sereal. Mengkonsumsi kacang hijau atau kacang merah akan membuat ibu hamil fit dan bagus untukperkembangan janin yang dikandung. Oiya asam folat dari sereal juga baik untuk kecerdasan otak janin. Jangan lupa konsumsi juga kacang Almond karena kaya akan vitamin E, asam lemak omega-3, dan protein. Hal ini dengan mudah dapat membantu wanita hamil mendapatkan dosis tambahan protein selama trimester pertama

4.      Telur
Telur memiliki protein, vitamin D, dan kalsium sehingga wajib menjadi makanan favorit untuk wanita hamil. Anda dapat mencoba telur dengan cara direbus, digoreng, orak arik, dan lain-lain sesuai selera Anda.

5.      Salmon
Wanita hamil dilarang makan makanan laut seperti udang, kepiting, karena takut alami alergi. Tapi, salmon dengan jumlah kalsium yang tinggi, asam lemak omega-3 dan vitamin D, merupakan makanan yang aman untuk wanita hamil di trimester pertamanya.

6.      Susu
Untuk ibu hamil trimester pertama yang mual dan belum bisa makan dengan pola makan normal, biasanya akan  dianjurkan untuk minum susu. Kandungan nutrisinya baik  untuk proses tumbuh kembang bayi dan menjaga kondisi tubuh ibu supaya tetap fit dan berstamina.

Nah, gimana bumil? sudah ada bayangan kan mau lunch dan dinnernya makan apa nanti.